Kabut Asap Karhutla Mulai Ganggu Pernapasan Warga Barsel, RSJS Buntok Catat Kenaikan Pasien ISPA

IMG-20260930-WA0004

BARITO SELATAN || Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

Rumah Sakit Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok mengungkap adanya peningkatan pasien yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan selama kondisi kabut asap berlangsung.

Direktur RSJS Buntok, dr. Dadang Baskoro Nugroho, Sp.PD, FINASIM, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap.

“Pasien yang terindikasi mengalami infeksi saluran pernapasan terkait kabut asap karhutla saat ini mengalami peningkatan,” ujar Dadang, Rabu (30/9/2026).

Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan, terutama ketika mengalami sesak napas. Warga yang merasakan keluhan tersebut disarankan segera mendatangi puskesmas terdekat atau RSJS Buntok untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Menurut Dadang, penanganan sejak awal penting dilakukan agar keluhan pernapasan dapat segera ditangani oleh tenaga kesehatan.

RSJS Buntok juga menyediakan fasilitas rumah oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan terkait gangguan pernapasan.

Selain itu, masyarakat diminta mengurangi risiko terpapar kabut asap dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi, termasuk buah-buahan, untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah, memperbanyak minum air putih dan menjaga kesehatan agar kondisi tubuh tetap fit,” katanya.

Kondisi kabut asap akibat karhutla menjadi perhatian karena selain mengganggu aktivitas masyarakat, kualitas udara yang buruk juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

Masyarakat diimbau segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang semakin berat.(Widia)